Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni 1, 2019

Cantik Hakiki dan Abadi

“Kecantikan hakiki tidak sebatas kasat mata memandang, namun merasuk hingga mata hati berdendang, nan abadi ” Artikulasi cantik menurut saya bukan sebatas raut wajah. Mengatakan seorang perempuan cantik bukan hal yg mudah untuk saya lontarkan dan tetapkan sebagaimana orang lain lakukan. Bahkan melihat ratusan artis di sosmed dari berbagai belahan duniapun tidak mampu menaklukkan hati ini untuk mengatakan dia cantik. Karena cantik menurut perspektif saya tidak sebatas kerja panca indra mata terhadap objek yang dituju berdasar bagus dan tidaknya, ataupun indah dan tidaknya, ataupun goodlooking dan tidaknya suatu objek. Sekilas cerita tentang saya dan teman yang saya akui berhasil meraih gelar cantik versi saya. Dimana  kami  pernah duduk pada ruang yang sama saat itu di jenjang perkuliahan meski hanya berlangsung 1 tahun lamanya. Diawali dari keisengan saya yang sok kenal dan sok dekat. Kala itu saya memberanikan diri untuk duduk di antara gerombolannya. Seperti...

Pengalaman : Sang Pelatih tak Bernyawa

Akan selalu ada suatu masa yang menginjak saat pertama.⠀ Saat pertama melakukan hal baru tentunya. ⠀ Saat yang bermula dari keraguan, ketakutan, dan berbuah tidak sesuai dengan ekspekstasi pada nyatanya . ⠀ Namun, hal itu mampu menghadirkan tekad kuat untuk mempelajari lebih dalam pada akhirnya. ⠀ ⠀ Berulang kali kegagalan menghampiri. ⠀ Ternyata disinilah letak kehidupan haqiqi mengajari. ⠀ Memberi kita sesosok pelatih tak bernyawa. ⠀ Ya! Pengalaman namanya . ⠀ Pengalaman yang menjadi pelatih terhebat kita rupanya. ⠀ Melatih kita untuk lebih percaya dalam berkarya. ⠀ Hanya saja terkadang diri ini terlalu dalam melebur ke dalam fatamorgana mimpi, hingga tak jarang diri menerimanya. ⠀ Saat ini dan seterusnya, ⠀ Kita mempunyai pelatih hebat, yang tertanam pada jiwa yang kuat, sesekalipun tak bernyawa. ⠀ ⠀ Yogyakarta, 6 Mei 2019⠀