Berawal dari satu kata yang memiliki ribuan warna cerita
didalamnya. Kata itu ialah “SURVIVAL”. Seketika kata itu terdengar, kamipun
mencoba untuk memahami makna yang tersirat di dalamnya, seolah penuh tanya tak
berjawab. Survival???? What is that ? Kenapa harus survival?
Langkah demi
langkah kita lewati , hari pun silih berganti , dan kini tersadar bahwa arti
dari kata survival itu terjawab step by step di setiap kegiatan-kegiatan yang
mengiringi kita selaku siswi tertua di pondok ini.
”Survival
itu bertahan hidup!” ujar ustadz Hasan ketika kami diperkenankan untuk
bersilaturahim di rumahnya.
Entahlah,
terbuktilah pada suatu kenyataan dan ternyata nama yang diberikan pak kyai ini
memang benar-benar sebuah doa bagi kita.
Terlalu
banyak rintangan dan cobaan yang menimpa kami. Hingga timbullah
pertanyaan-pertanyaan dari kami. Mengapa harus kami yang selalu menangis? Mengapa
harus kami yang selalu gagal ??mengapa harus kami yang di cemooh ?? mengapa tak
ada satupun yang dapat memahami kami?
”Kalian ini
SURVIVAL GENERATION! Jadi kalian harus selalu SURVIVE!” lontar pembimbing kami
"Tapi apakah
kami harus selalu bertahan dalam ketertekanan?" ujar kami dalam hati
Berbagai rintangan
dan cobaan yang datang , selalu membuat kita belajar untuk menjadi orang yang kuat
,orang yang tahan banting lebih tepatnya , ya sesuai nama kami yaitu ”SURVIVAL
GENERATION”. Itulah kata yang selalu terngiang di pikiran kami ketika kami
lalai dan lemah.
Komentar
Posting Komentar