Langsung ke konten utama

Survival's Song : 90 Langkah



Lyric Lagu 90 Langkah Gontor

Kabut membelai lembut kampung damai
Cahaya sang surya menghangatkan
Para khalifah muda yang akan mengukir
Pendidikan yang terbaik untuk dunia

Tiada tersadar hati
Telah jauh langkah kaki menapak
90  langkah penuh perjuangan
Keikhlasan kesederhanaan dan keteguhan


Ketika mentari t’lah bersinar
Sinarnya akan s’lalu berpijar
Rahmatnya selalu memberkahi dirimu Darussalam

Ciptakan satu jiwa yang suci
Tuk generasi islam sang illahi
Gapai ridhomu lillahi ta’ala

Tiada tersadar hati
Telah jauh langkah kaki menapak
90 langkah penuh perjuangan
Keikhlasan kesederhanaan dan keteguhan

Ketika mentari t’lah bersinar
Sinarnya akan s’lalu berpijar
Rahmatnya selalu memberkahimu Darussalam

Ciptakan satu jiwa yang suci
Tuk generasi islam sang illahi
Gapai ridhomu lillahi ta’ala

Sepanjang jalan perjalanan
Yang penuh dengan cobaan dan perjuangan
Semuanya tak akan hilang
Semuanya tak akan pernah hilang

Ketika mentari t’lah bersinar
Sinarnya akan s’lalu berpijar
Rahmatnya selalu memberkahimu Darussalam

Ciptakan satu jiwa yang suci
Tuk generasi islam sang illahi
Gapai ridhomu lillahi ta’ala

Ketika mentari t’lah bersinar
Sinarnya akan s’lalu berpijar
Rahmatnya selalu memberkahimu Darussalam

Ciptakan satu jiwa yang suci
Tuk generasi islam sang illahi
Gapai ridhomu lillahi ta’ala

Gapai ridhomu lillahi ta’ala




Komentar

Postingan populer dari blog ini

(PART II) Ketegaran Survival di Pekan Perkenalan Khutbatul Arsy

Teringat pada suatu kenangan terpahit ketika itu,dimana setiap acara yang berkepanitiaan survival generation tak pernah luput dengan rintikan air hujan. Bahkan acara terbesar kami yaitu Pekan Khutbatul Ars’y , sungguh membuat kami meneteskan air mata ketika mengingatnya. Pukulan lonceng yang membangunkan tidur pulas kami tepat pukul 12 malam, membuat jantung kami berdetup kencang. Kami semua langsung bergegas menuju lapangan upacara diiringi dengan suara klakson riayah yang tak ada hentinya menggelinang di telinga kami.

Mahasiswiguru On Unida Festival 2018

”Proses Tidak Akan Pernah Mengkhianati Hasil” The new thing for me to follow paper competition!             Sebagai persiapan kontingen gontor putri 3 di “Festival Unida” , gp3 menyelenggarakan acara miniatur fesda atau disebut juga “Fesda Intern” yangmana di dalamnya berupa lomba-lomba yang nantinya akan dilombakan di Fesda 2018. Mahasiswi   Unida divisi karangbanyu diadukan antar fakultas-fakultas. Hingga akhirmya aku sendiri terpilih untuk mengikuti lomba karya tulis ilmiah perwakilan prodi SAA( Studi Agama-agama). Really that i feel shock! Bagaimana tidak ? mengerjakan tugas kuliah saja masih dinomor-duakan, apalagi berkarya tulis + ilmiah pula. Ini merupakan tantangan terbesar bagiku untuk belajar.