Langsung ke konten utama

Menanti dalam Do'a

-Menanti-
 ⠀
Katanya cinta itu seperti misteri yang kedatangannya tak bisa diprediksi⠀
. ⠀
Dan wanita dengan fitrahnya yang harus menanti meski tak pasti. ⠀
. ⠀
Ini! Lagi lagi urusan hati yang sulit dimengerti. ⠀
. ⠀
Sudahlah, biarkan aku menanti hadirnya sampai ia tetapkan ikatan pasti. ⠀
. ⠀
Banyak orang yang menginterprestasikan bertahan dalam penantian itu melelahkan hingga membuat banyak jiwa berputus asa, . ⠀
Bukankah ini bukti cinta sejati dari kesabaran serta kesungguhan akan sebuah rasa? ⠀
. ⠀
Hidup hanya sekali, hiduplah yang berarti, begitupula berarti dalam menanti. ⠀
. ⠀
Tak ada lagi waktu untuk berlarut-larut dalam kesedihan dan kesendirian.⠀
Karena aku yakin tidak ada penantian dengan selalu mengharap ridhoNya yang menuai kekecewaan. ⠀

-Yogyakarta-⠀



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Survival's Song : 90 Langkah

Lyric Lagu 90 Langkah Gontor Kabut membelai lembut kampung damai Cahaya sang surya menghangatkan Para khalifah muda yang akan mengukir Pendidikan yang terbaik untuk dunia Tiada tersadar hati Telah jauh langkah kaki menapak 90   langkah penuh perjuangan Keikhlasan kesederhanaan dan keteguhan

(PART II) Ketegaran Survival di Pekan Perkenalan Khutbatul Arsy

Teringat pada suatu kenangan terpahit ketika itu,dimana setiap acara yang berkepanitiaan survival generation tak pernah luput dengan rintikan air hujan. Bahkan acara terbesar kami yaitu Pekan Khutbatul Ars’y , sungguh membuat kami meneteskan air mata ketika mengingatnya. Pukulan lonceng yang membangunkan tidur pulas kami tepat pukul 12 malam, membuat jantung kami berdetup kencang. Kami semua langsung bergegas menuju lapangan upacara diiringi dengan suara klakson riayah yang tak ada hentinya menggelinang di telinga kami.

Mahasiswiguru On Unida Festival 2018

”Proses Tidak Akan Pernah Mengkhianati Hasil” The new thing for me to follow paper competition!             Sebagai persiapan kontingen gontor putri 3 di “Festival Unida” , gp3 menyelenggarakan acara miniatur fesda atau disebut juga “Fesda Intern” yangmana di dalamnya berupa lomba-lomba yang nantinya akan dilombakan di Fesda 2018. Mahasiswi   Unida divisi karangbanyu diadukan antar fakultas-fakultas. Hingga akhirmya aku sendiri terpilih untuk mengikuti lomba karya tulis ilmiah perwakilan prodi SAA( Studi Agama-agama). Really that i feel shock! Bagaimana tidak ? mengerjakan tugas kuliah saja masih dinomor-duakan, apalagi berkarya tulis + ilmiah pula. Ini merupakan tantangan terbesar bagiku untuk belajar.